Tampilkan postingan dengan label lewat aja koq. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lewat aja koq. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Maret 2009

Majalah Itu Terselamatkan Mukanya

Majalah edisi pertama untuk tahun 2009 sebentar lagi terbit. Asyik....asyiikkkkk....asyiiiiiiiiiiiiiikkk. Perjuangan anak-anak Online bakal terbayar dengan terbitnya majalah itu. Terbit saja kami sudah senangnya bukan main. Ada kepuasan saat melihat kerja keras (padahal banyak yang telat) kami berbuah. Dalam hati kecil kami, tak dibayar pun kami rela. Kepuasan itu melebihi apapun. Heheeeee

Namun, kepuasan itu hampir saja raib di detik-detik terakhir sebelum draf naik cetak. Semua ini gara-gara cover yang satu ini...ni......

Maksudnya sih baik dengan menampilkan mereka di halaman depan. Mereka-mereka yang telah berprestasi mewakili beberapa mahasiswa lainnya yang menunjukkan ke-eksis-annya pada bidang-bidang tertentu selain kuliah. Tapi koq keliatan seperti majalah remaja. Deteksi banget gituu.... bagus memang dan enak dilihat dan pastinya cukup menarik perhatian pembaca untuk melihat isinya.

Tapi koq ya gak ITS banget gitu. Bisa dipastikan nantinya bakal muncul pro dan kontra. Setelah akhirnya melewati waktu-waktu genting, munculnya ide tak terduga, lobi-lobi yang alot (heheeee), dan berbagai macam pertimbangan. Muncullah cover yang satu ini.

Sebuah karya Hanif Santoso..............maknyus Nif

(tapi yang pertama juga karya Hanifsan.....heheeee)

Minggu, 22 Februari 2009

Wallpaper Terakhir

Foto laptopku ternyata ada. Foto terakhir dan satu-satunya. Meski hanya tampak layarnya saja, setidaknya inilah walpaper terakhir.

Daerah-daerah yang akan dikunjungi saat keliling Indonesia nanti. Piihan itu pun belum menemukan jawabannya

Kamis, 19 Februari 2009

Notebook vs Backpacking

Saat sesuatu yang cukup berharga menghilang, maka perhitungan perencanaan selanjutnya menjadi kacau. Di sinilah prioritas butuh pengelolaan yang baik. Laptop hilang memang bikin sengsara. Bukan karena hilangnya, tapi ketidakpastian langkah yang harus diambil ke depannya dan ketidakjelasan nasib laptop itu sendiri.

Hidup ini memang selalu dihadapkan pada pilihan-pilihan. Sebelumnya, emal pernah harus memilih untuk menggunakan simpanan beasiswa dan tabungan untuk membeli kamera atau tetap ditabung untuk keliling Indonesia. Wuuiiiiikkkkk keliling Indonesia. Juli-Agustus InsyaAllah. Hihaaaahaaaa.........semangat

Konyol memang, untuk mendapatakn SLR memang belum cukup. Untuk keliling Indonesia mungkin cukup dengan melunta-lunta. Akhirnya dengan bersemedi 4 hari 4 malam plus Istikharah ber-rakaat-rakaat, ditambah wangsit Mbah Mojo di Trowulan sampai wejangan Kyai Arifin di Ampel…..diputuskanlah menyimpannya untuk keliling Indonesia. Sembari terus menabung biar gak ngelunta-nglunta banget lah.

Sampai suatu hari di mana bursa pemilihan itu mencuat kembali dengan hilangnya laptop. Keliling Indonesa atau beli laptop anyar. Beli laptop jelas gak cukup kalo gak yang bekas dengan merk kacangan. Plus pembatalan keliling Inonesia Agustus nanti. Berat................ di tengah pengerjaan proposal dan beberapa tugas, ditambah kerjaan online lainnya, laptop memang dibutuhkan. Masih setengah-setengah kalo harus minjam sana-sini atau mencuri satu singgasana di kantor.

Pilihan yang sulit.
Postingan pertama tanpa foto.........bahkan emal tidak punya foto laptopnya.
Apakah aku tidak mencintai laptopku? (baca juga)

Rabu, 24 Desember 2008

Lawu!? Tunggu Aku!

Suksez. Begitulah kata yang tertulis pada SMS siang itu. Satu kata itulah yang mewakili semuanya. Mewakili kegembiraan kami. Mewakili kepastian kami. Mengawali kami untuk mempersiapkan segalanya. Kata itulah akhir dari penantian kami. Kata itu diucapkan oleh sebab selesainya tugas besar untuk semester ini. Pada akhirnya, kata itu akan membawa kami bebas pergi meninggalkan Surabaya. Menuju Lawu……….

Melupakan sejenak kepenatan kota. Menghindar sebentar dari rutinitas kampus.

Tunggu aku, Lawu!

Sabtu, 13 Desember 2008

Pindah Bersama

AP Photo

Ini bukan foto mudik. Bukan pula foto berangkat menuju tanah lapang melaksanakan Shalat 'Ied. Apalagi foto ngantri sembako.
Mereka mengungsi kawan.
Inilah satu dari sekian mozaik di Afrika. Tak hanya kijang, zebra, ataupun kerbau yang bergerombol dari satu tempat ke tempat lain. Akibat konflik, manusia pun melakukannya...

NB: postingan ini bukan disengaja. gara-gara Ayos yang berkata, "koq aku posting foto warna biru, tampilnya merah?" heheeee. punya Emal gak tuh Yos.